Dharma Mulya Christian School

Log-In E-Learning Center

Silahkan masukkan account anda pada kolom yang telah tersedia. Segera daftarkan diri anda jika belum memiliki account sebagai Guru atau Siswa

SMP

Guru

 

SMA

Siswa

 




Untitled Document

SMA (Senior High School)


SMA (Senior High School) » Digital Library | Student Achievements | Extracurricular Activities | KIV (Korea Internet Volunteers) | Field Trip | Location | PENGUMUMAN PELULUSAN SMA KRISTEN DHARMA MULYA TAHUN PELAJARAN 2014-2015 | PENGUMUMAN PELULUSAN SMA KRISTEN DHARMA MULYA TAHUN PELAJARAN 2015-2016 | PENGUMUMAN PELULUSAN SMA KRISTEN DHARMA MULYA TAHUN PELAJARAN 2016-2017 |

KIV (Korea Internet Volunteers)

 2016

Bekerjasama sejak tahun 2008, di tahun 2016 ini KIV (Korea Internet Volunteers) kembali mengunjungi Dharma Mulya Christian School dengan programnya World Friend IT Volunteers Program 2016. Selama satu bulan mulai dari 24 Juli hingga 20 Agustus 2016, mereka berbagi banyak hal kepada murid-murid SMA Kristen Dharma Mulya. Tahun ini mereka mengirimkan dua tim yang terdiri atas Tim 1 yang menyebut diri mereka Get IT, dan tim 2 yang bernama ITís 4. Get IT beranggotakan Kim Hyojin, Ahn Kyung Eun, Sang Chul Lee, dan Kim So Jeong, sedangkan ITís 4 beranggotakan Hyun Seok, Hae Bin Oh, Kim Jung Hun, dan Ryu Won Seok. Kedua tim dari korea ini memiliki tujuan untuk mengajarkan hal-hal yang berkaitan dengan bidang IT. Mereka mengajarkan ketrampilan IT melalui materi Photoshop Basic 1,2,3, dan Adobe Illustrator. Para Siswa SMA terlihat bersemangat dalam mengasah kemampuan mereka saat menyunting foto agar terlihat memiliki warna yang menarik dan juga dalam  mengaplikasikan Adobe Illustrator untuk membuat desain inovatif.

            Mereka tak hanya mengajarkan tentang IT saja kepada siswa-siswi di SMA Kristen Dharma Mulya.  Teman-teman dari KIV ini juga berbagi tentang budaya di Korea Selatan. Mereka bertukar banyak hal tentang budaya Korea mulai dari musik, kesenian, makanan, permainan tradisional, bahasa, dan masih banyak lagi. Bukan hanya teman-teman dari KIV saja yang memberikan pengetahuan budaya, tetapi mereka juga belajar mengenal budaya dari Indonesia yang juga dibagikan oleh murid-murid Dharma Mulya Christian School. Teman-teman dari KIV mulai mengenal baju-baju adat di berbagai daerah di Indonesia. Selain itu, mereka mempelajari untuk bermain kolintang, salah satu alat musik tradisional Indonesia. Baik dari KIV atau pun murid-murid Dharma Mulya Christian School terlihat sangat antusias dalam program ini karena mereka mendapatkan ilmu pengetahuan baru di bidang IT atau pun pengetahuan tentang budaya yang ada di negara Korea.




2015




Belajar science tak selamanya membosankan lantaran terjebak dengan rumus-rumus rumit yang memusingkan. Setidaknya ini yang ingin dibagikan oleh Profesor Jung Chul Sur, bersama para dosen dan mahasiswa Wonkwang University dari Korea Selatan kepada para siswa SMA Kristen Dharma Mulya Surabaya pada 12 Agustus 2015 lalu.  Pada esoknya, 13 Agustus 2015, UNIST: Ulsan National Institute of Science and Technology dari Korea Selatan juga berkunjung ke SMA Kristen Dharma Mulya Surabaya.




2014

Tahun ini SMA Dharma Mulya kembali kedatangan anggota KIV, yang tahun ini disebut
World Friends IT Volunteers. Mereka adalah : TaeHeon Kwon, Yubin Yeon, Beomjun Kim,  dan Doori Na. Tanggal 5 Agustus 2014 lalu kedatangan mereka disambut dengan penuh kehangatan oleh siswa-siswi SMA Dharma Mulya diwakili anggota OSIS. Kalungan bunga, nyanyian selamat datang, sampai tarian khusus untuk penyambutan keempatnya. Mereka akan bersama siswa-siswi SMA Dharma Mulya sampai 30 Agustus 2014.

World Friends IT Volunteers merupakan sebuah program jangka pendek yang memberikan pembelajaran IT & pertukaran budaya terhadap para generasi muda selama 1 bulan hingga 1 tahun di Asia, Afrika, Amerika latin dan wilayah Eropa sejak tahun 2001. Surabaya, melalui Dharma Mulya dipercaya menjadi salah satu tuan rumah untuk program tersebut.

Sejak tahun 2008, Dharma Mulya bekerja sama dengan program World Friends IT Volunteers yang dikelola oleh National Information Society Agency (NIA), di bawah Ministry of Science, ICT (Information, Communication & Technology) and Future Planning Korea Selatan, guna mengembangkan dan membantu menciptakan sebuah learning environment dan experience yang positif. Kegiatan pertukaran budaya seperti ini menjadi ajang pula bagi siswa-siswi untuk siap bergaul di dunia internasional.

Serangkaian kegiatan telah mereka siapkan untuk berbagi ilmu dan pengalaman di bidang teknologi informasi, budaya dan bahasa Korea. Tentu saja ini disambut dengan antusias. Mereka siap masuk ke kelas-kelas untuk mengajarkan banyak hal kepada siswa-siswi. Tidak hanya itu saja, TaeHeon Kwon, Yubin Yeon, Beomjun Kim,  dan Doori Na juga siap belajar banyak hal tentang Indonesia. Mereka ingin mempelajari budaya sampai bahasa Indonesia. Di hari pertama saja, mereka dengan fasihnya telah belajar berbagai kosakata seperti : "Terima kasih" , "Selamat siang" dan beberapa kosa kata lain.

Tentunya kita tidak sabar lagi dengan banyak kegiatan yang akan menambah pengetahuan keragaman budaya maupaun bidang informasi teknlogi. Kegiatan pertukaran budaya seperti ini dapat menjadi ajang siswa-siswi untuk siap bergaul di dunia international. Sedikit bocoran, mereka juga siap mengajarkan ilmu bela diri khas Korea : Taekwondo dan budaya Korea lain yang akhir-akhir ini telah menjadi populer di Indonesia.










The Korea Internet Volunteers (KIV) merupakan sebuah program jangka pendek yang memberikan pembelajaran ICT terhadap para generasi muda selama 1 bulan (minimal) hingga 1 tahun (maksimal) di Asia, Afrika, Amerika latin, dan wilayah Eropa sejak tahun 2001.


Dharma Mulya telah terlibat di dalam program KIV sejak tahun 2008, dan sejak itu setiap tahunnya secara rutin tim KIV akan datang memberikan program pelatihan selama 1 bulan penuh.

Selama hampir 5 tahun kerjasama yang luar biasa antara Dharma Mulya dengan program KIV yang dikelola oleh Korea Agency untuk Digital Opportunity & Promotion (KADO), di bawah Ministry of Public Administration and Safety (MOPAS) telah berjalan dan kami yakin bahwa program ini akan terus berkembang dalam membantu terciptanya sebuah learning environment dan experience yang positif di sekolah kami.