Cara Lain Untuk Bercerita

29 November 2016


Anak-anak mungkin sudah terbiasa untuk mendengarkan orang tuanya bercerita, mulai dari pengalaman sehari-hari atau cerita fiksi sebelum tidur.  Mendengarkan hal tersebut lewat verbal mungkin akan membutuhkan imajinasi anak-anak untuk membayangkan cerita tersebut. Maka dari itu, Dharma Mulya Christian School mengadakan Story Playing yang dilakukan oleh murid-murid SD Dharma Mulya. Mereka tak hanya menceritakan tetapi juga memainkan langsung karakter-karakter yang ada di dalam ceritanya. Tak hanya sekedar mengadakan kegiatan Story Playing, tetapi kegiatan tersebut dikompetisikan dan dua pemenangnya akan tampil pada acara natal bersama yang diadakan oleh Dharma Mulya Christian School.

 

Cerita yang mereka tampilkan memiliki tema yang sudah ditentukan oleh panitia. Tema-tema itu adalah tema yang dekat dengan murid-murid SD Dharma Mulya, mulai dari Be Safe, Be Aware, Be Respectful, Be Responsible, Be Fair, dan Be Trustworthy. Kelima tema itu diundi ke 6 kelas dengan penampilan yang berdurasi 10 menit. Mereka tampil di kelas mereka masing-masing dan para juri akan berkeliling untuk menilai mereka satu persatu. Setelah menampilkan cerita yang mereka buat, murid-murid SD Dharma Mulya juga akan mendapatkan pertanyaan dari panitia yang membuat mereka mengerti pesan atau nilai yang ada di dalam cerita mereka. Selain untuk mendapatkan pesan dan nilai-nilai moral, kegiatan ini juga untuk berani unjuk diri dan bisa bekerja dalam tim sehingga mereka bisa peka dengan lingkungan sekitarnya.