
Mempromosikan Budaya dan Sejarah Dalam Negeri
01 March 2017
Indonesia memiliki keragaman budaya dan jejak sejarah dan bisa menjadi daya tarik bagi banyak orang untuk melakukan napak tilas dan ikut serta belajar dengan kebudayaan tersebut. Dengan adanya potensi itu, siswa-siswi SMP Kristen Dharma Mulya Surabaya bertujuan untuk mempromosikan budaya dan sejarah daerah yang ada. Mereka pergi ke tempat pembuatan batik dan tempat-tempat bersejarah di daerah Mojokerto. Harapannya adalah untuk mendatangkan wisatawan dalam atau pun luar negeri untuk lebih mengenal budaya dan sejarah di Indonesia, khusunya di Mojokerto.
Di tempat pembuatan batik tersebut, mereka tak hanya belajar membuat batik tetapi juga belajar proses mulai dari produksi hingga distribusi. Setelah selesai membuat batik tersebut, mereka belajar untuk membungkus batiknya dengan rapi dan dijual kepada orang lain secara online lewat akun media sosial mereka.
Setelah dari tempat pembuatan batik, mereka pergi ke Museum Trowulan, Candi Tikus, dan Candi Bajang Ratu. Mereka dipersilahkan untuk membuat Vlog (video blog) untuk mempromosikan tempat bersejarah tersebut agar lebih dikenal oleh banyak orang di luar sana. Vlog tersebut berisikan tentang informasi-informasi sejarah terkait dengan tempat-tempat bersejarah tersebut. Dengan begitu, Vlog mereka tak hanya sebagai promosi pariwisata sejarah di Mojokerto tetapi juga memiliki nilai edukasi dan informasi yang berguna bagi orang lain yang menontonnya.