Memotivasi Anak untuk Berempati

07 October 2019


Ternyata memiliki teman tidak selamanya menyenangkan. Bisa saja anak kita memiliki teman yang mereka merasa tidak nyaman saat bergaul. Mari tidak langsung memutus jembatan pertemanan di awal.

 

Beberapa cara ini dapat dicoba untuk memotivasi anak-anak kita saat bertemu teman baru ataupun teman yang sudah lama mereka kenal namun mereka masih malu-malu untuk berkenalan. Mereka akan lebih mendapatkan banyak hal berharga dari pertemanan:

 

 

 

Senyum Tulus

Senyuman adalah hal yang sederhana namun membawa dampak luar biasa. Mari ajarkan anak-anak kita untuk tersenyum dengan tulus setiap bertemu dengan teman baru ataupun teman lama saat setiap kali berjumpa. Saat bertemu dengan teman baru, ajak mereka selalu menyodorkan tangan untuk berkenalan. Ini adalah langkah pertama yang sangat baik.

 

 

 

Bergaul 

Jika anak kita memiliki teman baru, motivasi mereka untuk mengenalkan dengan teman-teman lain yang biasanya mereka suka bermain bersama. Pasti asyik jika teman mereka semakin bertambah. Kenyamanan dalam pergaulan anak-anak menjadi hal yang penting dan kenyamanan ini dapat diciptakan melalui pergaulan yang positif dan menyenangkan.

 

 

 

Berbagi Bersama

Tidak ada salahnya memberi mereka ide untuk berbagi dengan teman baru, atau teman lama mereka. Mereka dapat berbagi cerita dari buku yang mereka baca, pengalaman liburan, proyek belajar bersama atau hal-hal menarik lainnya. Ajak mereka untuk terus mengasihi teman mereka ini. Karena Tuhan juga penuh kasih kepada anak-anak maka mereka pun dapat meneladaninya. Ajak anak-anak kita untuk membaca cerita "Orang Samaria yang Murah Hati" dalam Lukas 10:25-37. Ini dapat semakin menguatkan hati anak-anak pentingnya kita mengasihi teman.

 

 

Mari mencoba mempraktikkan tips sederhana dari para siswa SD Dharma Mulya Surabaya yang dinamakan “Buddy System” ini. Program ini untuk membangun pertemanan yang saling mendukung dan membantu satu sama lain. 

 

BACA PROGRAM BUDDY SYSTEM, SALING MENDUKUNG DAN MENGASIHI

 

Setiap anak terus dilatih untuk memberi perhatian kepada orang lain (empati). Emphaty ini adalah salah satu nilai dalam Servant-Empowered Leadership yang diajarkan di Sekolah Dharma Mulya, bukan hanya kepada siswa tetapi guru dan seluruh warga sekolah. Semua warga sekolah mempraktikkan nilai kasih setiap saat. Yuk #BerubahMulaiSekarang dengan terus belajar berempati kepada sesama.



#TransformingGenerations 

#DharmaMulya

 

Film pendek ini menceritakan program Buddy System di SD Kristen Dharma Mulya Surabaya



Baca Juga:

Berjumpa Sang 'Transformator' Sejati

Kejutan Sayang dari Anak-Anak untuk Pembersih Kelas

Praktik Karakter Percaya Diri melalui Audisi Youtuber Cilik

Get Ready!