Menyebarkan Virus Positif di Radio Broadcast

09 October 2018


Jika orang lain berbahagia mendengarkan suara kita, tentu kita juga turut berbahagia pula karena dapat menularkan kebahagiaan di hati mereka.

Inilah yang dirasakan Aldrich, dan Netanya yang mengikuti ekstrakurikuler Radio Broadcast di SMA Dharma Mulya. Melalui kegiatan ini selain mereka belajar berani, percaya diri dalam berbicara di depan umum, mereka juga belajar untuk memberikan semangat, berbagi pesan positif yang membangun semangat pendengar radio.

Sounds like school with focus on christian character building, right?

 

Menumpuk Pengalaman

Sejak awal semester, Netanya telah mengikuti pelatihan menjadi penyiar radio profesional. Meskipun masih duduk di bangku SMA namun dia tertantang untuk berlatih sungguh-sungguh agar kelak dapat meraih cita-citanya di dunia penyiaran.

Sementara Adrich, telah mengikuti ekstrakurikuler sejak duduk di bangku SD kelas 4. Memang kegiatan ini sudah ada di sekolah kristen di Surabaya Barat sejak tingkat SD, SMP, hingga SMA. Kemampuannya saat sudah di SMA ini semakin terasah, karena semakin banyak pengalaman yang ia dapatkan. Aldrich juga dilatih untuk mendengarkan siaran radio-radio Indonesia maupun luar negeri agar wawasannya bertambah. Dengan semakin sering mendengarkan radio maka referensinya semakin banyak pula. Ini mendukung ketika dia bersiaran sehingga tidak monoton.

 

Ucapan Kasih, Bukan Ujaran Kebencian atau Hoax 

Bukan hanya berita-berita pengetahuan, teknologi, dan dari dunia hiburan namun selama bersiaran, mereka juga termotivasi untuk selalu memberikan hal-hal positif yang dapat mereka bagikan.

Dengarkan praktik ekstrakurikuler ini di www.dmradio.dharmamulya.or.id.

 

 

Baca Juga:

Berkolaborasi Mewujudkan Ide Audio Visual Bersama

Belajar Makanan Tradisional hingga Internasional

Asah kemampuan Bernyanyi, di sini Tempatnya

Dance Penuh Kreasi dan Menyehatkan