Pemimpi Juga Bisa Jadi Pemimpin

30 October 2019


(Artikel ditulis oleh: Roesiani, Guru Agama SMP Kristen Dharma Mulya Surabaya)

 

“...yang terbesar di antara kamu 

hendaklah menjadi sebagai yang paling muda 

dan pemimpin sebagai pelayan.” (Lukas 22:26)

 

Setiap remaja tentu memiliki mimpi, cita-cita dan keinginan di masa depannya nanti. Saat mereka sedang berproses perlu selalu didampingi, diarahkan dan dimotivasi. Remaja yang masih dalam masa pertumbuhan ini akan menjadi baik karakternya jika dibentuk pula jiwa kepemimpinan mereka.

 

Ada beberapa tips berikut yang dapat membantu anak-anak remaja kita untuk mengarahkan mereka agar semakin bertumbuh karakter dan kemampuan dalam memimpin:

 

Visi dan Tujuan Jelas

Tujuan hidup menjadi hal yang penting sekali bagi remaja. Mari dampingi anak-anak kita untuk menemukan tujuan hidup mereka. Apapun bakat, cita-cita, dan keinginan mereka dapat diasah, dimulai dengan tujuan hidup yang jelas. Ajak anak-anak remaja kita mendoakannya setiap hari. Saat mereka mendapatkan kesempatan untuk menjadi pemimpin, ajar mereka juga untuk memberikan perhatian (empati), memiliki komitmen yang sungguh-sungguh, dan memberi manfaat kepada orang lain. Ini dapat semakin mengasah kemampuan kepemimpinan mereka.

 

Rendah  Hati dan Keteladanan

Sikap ini adalah modal utama untuk membentuk karakter seorang pemimpin. Mari terus dorong anak-anak remaja kita untuk bersikap rendah hati. Teladan kitalah sebagai orang tua yang paling berpengaruh. Mereka akan semakin yakin pentingnya sikap rendah hati karena melihat serta mengalami sendiri dampak dari sikap itu. Tuhan Yesus pun memberi landasan (dalam Lukas 22:26) bahwa pemimpin adalah pelayan. Mari belajar bersama anak-anak kita. Keteladanan yang kita berikan kepada mereka akan mereka lakukan pula saat mereka ada di sekolah, bersama teman-teman, ataupun komunitasnya. 

 

Konsisten dan Mau Terus Belajar

Sikap yang selaras dan sesuai akan semakin membentuk karakter remaja. Ajak dan ingatkan selalu agar mereka terus konsisten pada komitmen dan sikap mereka sebagai pemimpin. Jika mereka mendapat kesempatan untuk memimpin, mari ajak mereka untuk terus konsisten. Meskipun sulit, mari tidak putus asa. Pendampingan kita terus menerus juga akan menolong mereka.


Karakter pemimpin sebagai teladan atau leaders as a model ini adalah salah satu nilai dalam Servant-Empowered Leadership yang diajarkan di Sekolah Dharma Mulya bukan hanya kepada siswa tetapi guru dan seluruh warga sekolah. Nilai ini fokus kepada kemampuan yang dimulai dari diri sendiri, memberikan perhatian penuh, komitmen dan memberikan manfaat bagi orang lain.

 

Yuk, #BerubahMulaiSekarang dengan mendampingi anak remaja semakin bertumbuh karakter mereka menjadi pemimpin yang melayani. 




 

#TransformingGenerations 

#DharmaMulya

 

 

Baca Juga:

Lawan Bullying

Menyuarakan Kesatuan melalui Lagu

Berdoa itu Gaya Hidup

Halo Teman-Teman Baru